“Kita harus berani ke luar dari kenyamanan diri untuk berubah jadi makin baik.” -Mas Redjo
Semula saya diledek ‘katrok’ oleh anak-anak, karena anti aplikasi dalam satu genggaman hp. Tapi yang benar saya tidak mau dimanja dengan fasilitas dan kemudahan itu yang membuat saya jadi malas bergerak!
Begitu pula dengan aplikasi gojek, grab, dan sejenisnya. Jika anak-anak tidak bisa mengantar, saya biasa menyegat gojek yang lewat di jalan. Konyol?! Tidak, karena saya senang berjalan kaki agar tubuh ini tetap sehat.
Alasan yang lain adalah, ketimbang potongan ongkos Ojol yang besar itu untuk penyedia layanan, lebih baik diberikan ke Bang Ojol itu.
Saya juga tidak merasa repot untuk menyegat atau mendatangi pangkalan ojek yang tidak jauh dari rumah. Karena saya menjalaninya sambil berolahraga dan bahagia. Lalu minta nomor telepon Bang Ojol.
Hal sama yang saya lakukan, ketika pulang. Sehingga saya mempunyai banyak nomor telepon Bang Ojol, dan ini memudahkan saya untuk acara bepergian selanjutnya
Begitu pula dengan pelanggan toko, jika meminta barang untuk dikirim menggunakan bantuan ojek, saya menghubungi mereka, dan tidak merasa direpoti. Karena kami akrab, dan saya bahagia melihat senyum atau tawa mereka.
Untuk membantu Bang Ojol itu saya mensyeringkan ke para pelanggan agar berkenan menggunakan jasa Bang Ojol. Apalagi, ketika ekonomi sedang sulit seperti sekarang ini.
Tetaplah semangat Bang Ojol!
Tuhan memberkati.
Mas Redjo

