“Hidup ini pilihan. Jalan menuju sukses dalam hidup ini mudah atau sulit adalah kita yang memutuskan untuk menjalaninya.” –Mas Redjo
Nasihat bijak Guru Agung terpatri dalam hidup saya: “Kenali talenta dan bakat kita lalu fokuslah untuk mewujudkannya.”
Apa talenta dan bakatmu?
Banyak di antara kita yang sekadar bertanya, tapi tidak menggalinya. Kita merasa tidak mempunyai bakat dan miskin, padahal sebenarnya kita ini malas belajar, bekerja, dan tidak mau mencoba hal-hal baru. Faktanya, anugerah Allah luar biasa.
Untuk berhasil dan sukses dalam hidup ini tidak sulit, asalkan kita mau mengenali diri sendiri untuk mengolah anugerah Allah dengan arif dan bijaksana.
Begitu pula untuk mengenali talenta dan bakat anak itu tidak sulit, yaitu dengan menggali minat dan bidang yang disenangi anak. Mereka itu diarahkan dan dimotivasi agar fokus menekuni bidang yang disenanginya itu guna mewujudkan cita-citanya.
Sederhana, ya, sesederhana itu pula, asalkan kita sebagai orangtua mau peduli untuk mengarahkan, membimbing, dan mendampingi anak itu berproses untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.
Cara menggali talenta dan bakat anak itu mudah, syaratnya adalah jalinan komunikasi dua arah yang baik. Anak diarahkan pada bidang yang disenanginya itu tidak identik untuk dibentuk sesuai keinginan orangtua. Tapi anak itu dimotivasi untuk komitmen, konsisten, dan kontinyuitas dalam mewujudkan cita-cita atau impiannya itu.
Jika anak bermalas-malasan, bermain-main, atau alpa terhadap tugas dan tujuannya, ya, kita sebagai orangtua tidak segan untuk terus menerus mengingatkan dan memotivasi agar anak itu bangkit dari kemalasan, kesulitan, atau bahkan bangkit dari kegagalannya.
Jangan pernah lelah mengarahkan, mengingatkan, dan mendoakan anak-anak untuk jadi baik dan sukses dalam hidupnya sebagai nilai pertanggungjawaban kepada Allah yang mempercayai kita.
Mas Redjo

