“Hic iesu Christus natus est de Maria virgine.“
…
| Red-Joss.com | Kita tidak bisa memilih lahir di mana, dalam keluarga miskin atau kaya, dan orangtua seperti apa. Hanya dengan bersyukur, kita boleh ada di dunia dan memberi warna. Tidak ada gunanya kita malu dan protes pada keadaan. Karena tidak mungkin kita bisa mengubah keadaan. Dalam hidup ini ada yang bisa kita kendalikan, tapi ada juga yang tidak bisa dikendalikan.
Ingatlah tiga hal ini untuk merenungkan Natus-kelahiran kita.
Pertama: tidak komplain, tapi disyukuri dan berterima kasih Daya rasa syukur itu sungguh luar biasa. Karena mampu mengubah keluhan jadi sukacita. Mengubah protes jadi sukses. Mengubah yang imposible menjadi posible.
Kedua: kita berharga bukan karena mempunyai harta, jabatan, deposito triliunan, atau jutaan followers. Melainkan kita berharga, karena Tuhan yang membuat berharga. Dia tidak menolak saat kita berdosa. Dia tak pelit saat kita meminta. Dia tak meninggalkan saat kita terpuruk. Dia memberkati meski kita tak tahu terima kasih. Dia melindungi saat ada kuasa jahat mau menguasai.
Ketiga: teguh dalam iman. Karena itulah senjata untuk mengetuk, maka pintu dibuka; yang mencari akan mendapat, dan yang meminta akan diberi.
Ingatlah, selalu ada jalan dan mukjizat untuk mereka yang percaya dan mengimani-Nya.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

