Valent menceritakan inisiasi mengumpulkan Ketua RT/RW se-Indonesia memang sudah mengakar sejak lama, namun kendati sibukannya pekerjaan profesional, RT/RW Network baru lahir ketika pandemi Covid-19 mewabah 2020 lalu.
Saat ini akun Instagram RT/RW Network sudah mengalami peningkatan pengikut. Setidaknya sebanyak 5540 pengikut.
“Itulah untungnya hidup di era digital, kita bisa membuat banyak hal yang sebelumnya tidak mungkin, menjadi mungkin. Kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Dalam hal ini sosial media, yang waktu itu kita memilih masuk melalui Instagram. Lalu blusukan digital melalui hastag terkait RT/RW, lingkungan. Awal perjuangan yang dahsyat, karena tidak mudah mengajak orang bersatu untuk bisa memberikan dampak yang lebih luas,” ungkapnya.


Pada akun Instagramnya, Valent seringkali membagikan kegiatan lingkungan di wilayah-wilayah RT. Ia pun seringkali membagikan edukasi misalnya pada tema ‘live streaming’ yang baru saja dilakukan “Bagaimana Sigap Mengantisipasi Bencana di Musim Hujan” dengan mengundang ahli di bidang kebencanaan Wawan Darmawan Social & Disaster Rescue Tim Sekolah Relawan.
“Ini salah satu manfaat digital yang konkret, memberi edukasi kepada masyarakat melalui ‘live streaming’. Jika dalam segi ekonomis digital, kita pernah berkolaborasi dengan salah satu startup yang mengintegrasikan warung-warung makan, dan menaruh makanan di satu titik fasilitas kesehatan untuk warga yang membutuhkan boleh ambil secara gratis,” kata Valent.
Saat ini, setidaknya Valent sudah menjangkau ketua RT/RW di 60 kota dan kabupaten, di pulau Jawa, Sumatera dan wilayah Ambon.
Valent pun berharap, anak muda harus mulai tergerak hatinya untuk ikut serta dalam kepedulian lingkungan. Ia menyarankan jika ada kesempatan untuk menjadi ketua RT, jangan terlalu banyak berpikir dan langsung saja untuk ambil.
“Kalau ada kesempatan untuk dipilih menjadi ketua RT atau ketua RW jangan mikir, tapi Ambil. Kenapa? karena saat ini untuk menjadi ketua RT dan ketua RW itu bisa jadi portofolio, bahkan di karir profesional, cantumin di LinkedIn Chief Community itu akan menjadi poin penting, karena di RT/RW itu tempat kamu belajar leadership yang sesungguhnya. Anak muda belajar leadership, anak muda belajar problem solver itu bekal yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” tegas Valent.
Valent mengungkap proses berjejaring ini tidak akan pernah berujung dan akan terus menjaring ketua RT/RW dan warga secara organik. Alangkah baiknya jika terkoneksi ke seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke dibandingkan berjejaring di satu kelurahan, kecamatan atau kota. Karena baginya perlu ada yang dinamakan kolaborasi untuk membangun Indonesia yang sejahtera.
…


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.