| Red-Joss.com | Pada hari Minggu Misi Sedunia ini, secara khusus saya mendoakan keluarga Kristiani agar pondasi iman mereka menjadi kokoh. Karena setiap keluarga Kristiani dituntut untuk memberikan kesaksian yang nyata.
Dengan perjuangan dari setiap keluarga Kristiani yang tidak mudah. Karena satu sisi, mereka memenuhi kebutuhan hidup keluarga, dan di sisi lain, mereka harus mendidik anak-anaknya agar semakin beriman.
Saya juga melihat penderitaan yang dialami oleh banyak keluarga. Ada di antara mereka yang dipisahkan oleh konflik, di ambang kehancuran, bahkan ada yang berpisah, dan tidak mampu lagi mempertahankan hidup perkawinan mereka.
“Apa yang hendak kita maknai dengan ‘Minggu Misi Sedunia’ tahun ini?”
Biasanya saya mendorong umat beriman untuk mendoakan para misionaris yang bekerja di tanah misi, atau berdoa bagi mereka yang mengalami penganiayaan imannya. Tapi, tahun ini, refleksi saya fokus untuk berdoa bagi keluarga Kristiani supaya mampu mewartakan sukacita Injil di tengah keluarga masing-masing.
Beberapa dukungan saya:
Pertama: bisa tidak setiap keluarga Kristiani menjadikan sukacita Injil sebagai resep”m yang lezat bagi keluarga? Bisa tidak setiap keluarga Kristiani menjadikan sukacita Injil sebagai pondasi bagi kehidupan rumah tangga mereka?
Dua: bisa tidak setiap keluarga Kristiani menjadikan sukacita Injil sebagai roh pemersatu bagi keluarga?
Tiga: bisa tidak setiap keluarga Kristiani menjadikan sukacita Injil sebagai magnet untuk tetap saling dekat di tengah tantangan badai kehidupan yang dihadapi?
Empat: bisa tidak setiap keluarga Kristiani menjadikan sukacita Injil sebagai air sejuk saat mengalami kehausan kasih?
Saya mengajakmu untuk melihat, bahwa sukacita Injil harus berdaya guna dan bisa dirasakan langsung oleh keluarga Kristiani sekarang ini. Jangan membiarkan pondasi keluarga Kristiani pada retak, bahkan dibiarkan hancur. Saya sungguh merasakan penderitaan demi penderitaan yang dihadapi oleh setiap keluarga Kristiani.
Mari kita bawa kembali sukacita Injil ke tengah keluarga kita. Dipegang lagi dengan erat, bergandengan tangan dari pribadi-pribadi yang kamu kasihi: pasangan dan anak-anakmu. Misi kita jelas, yaitu membangun kembali pondasi keluarga kita menjadi kokoh kembali.
Pesan Yesus untuk kita semuanya: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mark 16: 15).
Mari kita bersama-sama berdoa bagi keutuhan keluarga kita.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

