Duduklah dalam hening dan lihat tanda-tanda apa yang telah Tuhan berikan kepada kita hari ini!
Tanda Salib! Ini adalah tanda utama yang kita butuhkan.
Tanda ini adalah tanda pertama saat kita dibaptis, dan terus menandai doa-doa kita.
Tanda ini telah memberikan identitas yang khusus untuk kehidupan kita selanjutnya.
Tanda ini telah diperjuangkan untuk mendapatkannya. Memang tidak mudah untuk mendapatkannya, apalagi memaknai, membawanya, dan apalagi kita harus menunjukkan kesaksian itu.
Tanda ini telah memberikan kekuatan kepada kita dalam segala situasi hidup ini.
Tanda ini telah menjadi pengawal bagi kita untuk terus berjuang sampai pada titik akhir.
Tanda ini telah mengalami begitu banyak penganiayaan dan penghinaan yang luar biasa.
Tanda ini telah menimbulkan banyak perbantahan dan pertentangan.
Tanda ini telah sering diungkapkan dan banyak pula disembunyikan.
Tanda ini begitu menakutkan dan sekaligus membanggakan.
Tanda ini akan memberi kemenangan pada akhir perjuangan hidup kita!
Setiap pribadi yang sudah mempunyai tanda ini, hendaknya bersembah-sujud syukur, karena ia telah menemukan “jalan keselamatan itu.” Ia tidak perlu lagi menemukan tanda-tanda yang lain. Inilah mutiara yang berharga, harta yang terpendam itu. Harganya terlalu mahal dan nilainya tinggi. Maka, siapapun yang telah menemukannya akan bersukacita! Itu pasti.
Lalu, apalagi tanda yang akan kita lihat?
Luka-luka Tuhan Yesus! Dia yang terluka, Dia yang menyembuhkan. Setiap luka-Nya adalah tanda kasih yang hendak diberikan kepada kita. Setiap tetes darah-Nya akan membersihkan dosa-dosa kita. Bilur-bilur di sekujur tubuh-Nya menjadi tanda, bahwa Dia membela kita dengan ketotalan diri-Nya. Saat kita berdoa dan bisa merasakan perih dan sakit luka-Nya, maka kita bisa bersolider dengan-Nya.
Apalagi yang bisa kita temukan sebagai tanda yang lain? Diri sendiri! Situasi kita saat ini. Mampukah kita mengungkapkan siapa kita? Jika kita bisa menilainya secara positif, maka kita akan terus terbang tinggi seperti rajawali. Tapi, jika kita masih memandang negatif, maka berjalanpun kita merasa berat. Situasi ini sungguh menentukan saat kita bangun pagi dan hendak bagaimana menjalani hidup setiap harinya.
Selama ini, masih ada pribadi-pribadi yang belum mantab jalan hidupnya: bimbang, ragu, mudah cemas, takut, tidak percaya diri, kosong, lesu, dan mudah kehilangan orientasi hidup. Lalu yang dialami, hidupnya “jadi kering, tidak ada kesegaran sama sekali.” Tidak ada tanda sedikitpun bahwa dia adalah murid-murid Tuhan Yesus.
Murid Tuhan Yesus itu mudah untuk mengeluh, menyerah, cemas, dan mudah mengalami kekosongan jiwa. Pasti ada yang salah dalam penghayatannya. Bisa jadi kita tidak yakin dengan keselamatan yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus!
Duduklah dalam hening! Tugas kita sekarang adalah menemukan tanda-tanda yang lain, yang mungkin masih ada untuk melengkapinya. Jangan ragu untuk berbagi dan saling menguatkan dalam iman kita akan Tuhan Yesus.
Semakin pekalah untuk menangkap tanda-tanda keselamatan, kasih dan kemenangan di sekitar kita. Hari ini adalah waktu untuk menunjukkan perjuangan agar kita mampu melewati dan menutup hari ini dengan tanda kemanangan yaitu, tanda salib!
Percayalah salib kita tidak seberat salib Tuhan Yesus. Kita pasti kuat memanggul salib itu.
“Have Faith – Full Heart – Clear Mind.”
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

