Lukas 4: 16-21
”Tidak cukup bagi seseorang untuk mewartakan Kabar Gembira, tapi ia harus jadi Kabar Gembira itu sendiri.”
Model terbaik mewartakan dan menjadikan diri sebagai Kabar Gembira adalah Yesus yang kita temukan peranan-Nya dalam Injil hari ini: “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan Kabar Baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku” (ayat 18).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Berpikirlah positif selalu kepada orang-orang di sekitarmu;
2) Berusahalah agar semua kata yang terucapkan dari mulutmu adalah kata-kata yang memberi inspirasi dan memberkati;
3) Perdengarkanlah Firman Tuhan sebagai Kabar Gembira kepada sesama yang mendengarkanmu.
Akhirnya, jika kehidupan hanya bisa terberi sekali saja, maka mari jadikan hidup, kata, dan perbuatan kita sebagai Kabar Gembira bagi sesama.
Monsignor RD Inno Ngutra

