| Red-Joss.com | Sahabat yang terkasih …
Coba buka kembali album perkawinan itu: indah, mesra, penuh kegembiraan, dan sangat mengesankan. Dua pribadi yang sangat dan siap untuk berjalan bersama untuk menghadapi tantangan yang akan terjadi. Kekuatan cinta akan menaklukannya dan mampu menghadapi semua itu. Kedua tangan sudah saling menggengam dan siap untuk benar-benar berjalan bersama. Tidak boleh ada yang meninggalkan dan tidak boleh ada yang ditinggalkan. Selalu siap bersama-sama untuk menghadapi setiap peristiwa yang dilalui, apa pun itu.
Lihat perjalanan cinta itu: istimewa, mengagumkan, penuh misteri dan tidak menyangka, bahwa dia menjadi pasanganmu dan kamu menemukan cinta sejatimu di dalam dirinya. Kamu menemukan belahan jiwamu. Semua telah berjuang untuk menaklukkan hati dan akhirnya perkawinan suci diberkati dan pelaminan menjadi tempat untuk berbagi kegembiraan. Karena dua hati itu telah dipersatukan cintanya dan keduanya juga berjanji untuk saling memberikan diri dengan kesungguhan hati.
Temukan catatan-catatan hidup keluarga itu: lengkap! Banyak pengalaman telah dilalui. Ada yang membuatmu bertahan dalam perkawinan dan ada yg memilih ‘bubar’. Ada yang siap menghadapi konflik dan nenyelesaikannya, tapi ada yang menyerah dan memutuskan untuk mengakhirinya. Ada yang pergi berpisah dengan sukacita, tapi ada yang pergi dengan remuk redam dan penuh luka. Ada yang terus belajar dari kegagalan-kegagalan, tapi ada yang saling menyalahkan, karena ada yang gagal. Ada catatan yang tertulis dalam buku diari dan ada yang tertulis dan terpatri di hati. Semua catatan-catatan itu membuatmu dapat melihat hidup perkawinanmu sungguh menjadi berwarna.
Lihat anak-anakmu. Apakah mereka tumbuh dengan kasih sayang yang cukup? Merekalah yang akan meneruskan kehormatan keluargamu. Semoga mereka terus bangga dan hormat, karena mempunyai orangtua seperti kalian. Dari kalian, mereka sungguh belajar tentang cinta dan pengorbanan, juga tentang perjuangan.
Pandang masa depan perkawinanmu: semakin banyak tantangannya. Perjalanan masih harus dilanjutkan. Pastikan, bahwa kedua tangan tetap saling menggengam. Karena kalian bukan lagi dua, tetapi satu. Itulah pesan Tuhan Yesus dalam Injil.
Hindari kekerasan hati, tapi belajarlah untuk menjadi lembut hati satu dengan yang lainnya. Juga lembut hati pada anak-anak. Sebab cinta selalu masuk dalam hati dan menaklukkan hati dengan kelembutan, bukan dengan kekerasan dan ancaman.
Berbahagialah selalu dalam perkawinan dan panggilan hidup berkeluarga. Untuk menjunjung tinggi janji pernikahan suci. Saling mengasihi dan setia.
Tuhan Yesus memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

