“Intens berefleksi untuk membuka aneka kebuntuan. Jalan baru untuk pencerahan hidup sejati.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | “Hidup tanpa direfleksikan itu tidak layak dihidupi,” nasihat bijak dari Socrates itu tak hanya memotivasi, tapi sekaligus menginspirasi saya.
Selalu berefleksi agar hidup saya dicerahkan: makin rendah hati dan bijaksana.
Dengan selalu berefleksi, saya tidak pernah ragu untuk memilih dan memutuskan suatu hal atau menentukan sikap. Karena didasari pemikiran yang cermat dan hati-hati.
Selain itu, saya selalu melibatkan penyertaan Tuhan agar saya tidak salah langkah. Untuk mengawali dan mengakhiri suatu pekerjaan itu dengan berdoa agar Tuhan menyempurnakan hasilnya.
Ketika serius berhubungan dengan seorang gadis, saya diajak memilih untuk serius jadi penulis freelance atau mencari kerja yang tetap untuk bertanggung jawab pada keluarga.
Ketika memiliki tiga anak, saya dihadapkan lagi dengan pilihan untuk memulai wirausaha atau pindah kerja yang lebih mapan. Karena anak yang makin besar itu butuh biaya tidak sedikit dan kebutuhan keluarga juga kian meningkat.
Selalu bertanya diri sendiri dan mohon penyertaan Tuhan adalah keputusan tepat agar saya selalu komitmen dan konsisten untuk menjalani pilihan itu, dan tidak menyesalinya. Tapi untuk berhikmat dan percaya, bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik.
Sejatinya, berefleksi itu adalah jalan ke luar dari aneka kebuntuan hidup. Tidak ada persoalan sulit dan rumit yang tidak terpecahkan, ketika kita dengan rendah hati untuk mengandalkan Tuhan yang Maha Besar.
Intens berefleksi juga membuat saya makin mengenali dan akrab dengan diri sendiri. Memahami peran dan tujuan hidup saya di dunia ini.
Hidup untuk saling mengasihi dan bahagia, karena kita milik Tuhan dan secitra dengan-Nya.
…
Mas Redjo

