Sebagai sesama yang berusia lanjut, saya dapat merasakan yang dirasakan oleh sahabatku ini. Uluran tangan nyata itu lebih bermakna daripada penghiburan verbal.
Sahabatku ini usianya sudah 70, sedikit lebih muda dariku. Istrinya tidak jauh berbeda. Pasangan tua yang sama-sama ‘sèkèng’, karena usia dan keterbatasan banyak hal.
Ketika saya datang, saya mengekang kata-kata. Dorongan memberikan uluran tangan nyata daripada penghiburan verbal adalah bentuk empati dan kepedulian yang mendalam serta sangat berharga, yang pasti akan dihargai oleh sahabatku ini. Tindakan semacam ini memperkuat ikatan persahabatan dan memberikan bantuan nyata menghadapi tantangan sulit yang datang seiring dengan bertambahnya usia. Berada di dekatnya, makin membuat saya sendiri tahu apa artinya ‘tua’.
“Belajarlah daripada-Ku, kalian yang letih lesu dan berbeban berat, karena Aku akan memberi kelegaan padamu,” pesan Sang Guru.
Salam sehat.
Jlitheng

