Mat 28: 8-15
”Sering terjadi dalam hidup, bahwa dengan uang, kedudukan, dan jabatan, kita menyuap, memaksa, dan bahkan mengancam orang lain untuk berdusta atau harus mengikuti kehendak kita, walaupun itu salah, curang, dan jahat.”
Inilah yang dilakukan oleh Imam-imam kepala bangsa Yahudi tentang fakta kebangkitan Yesus seperti tercatat dalam Injil hari ini: “Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan, lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya, ketika kamu sedang tidur”(ayat 12-13),
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Kebenaran dan kejujuran bukan tergantung pada uang, gelar, atau jabatan seseorang, melainkan pada kepekaan mendengarkan bisikan hati nurani;
2) Jangan memaksa atau mengancam orang lain untuk berdusta dan berbuat jahat melawan hati nurani mereka, hanya karena uang dan kuasa yang Anda miliki;
3) Rendah hatilah untuk mengakui kebenaran daripada membenarkan yang salah.
Akhirnya sadarlah, kejahatan yang paling mengerikan adalah, ketika kita memaksakan orang lain untuk melakukan yang mereka sendiri tidak ingin lakukan.
Monsignor RD Inno Ngutra

