“Life is not about achievement, but it’s also about fulfillment.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Hidup ini sebagai sebuah pertanggungjawaban. Tanggung jawab kepada diri, sesama dan terutama pada Tuhan. Semakin setia dalam perkara kecil, maka perkara besar akan diberikan kepada kita. Sekecil apa pun tanggung jawab yang kita pikul menentukan kualitas hidup kita.
Tiga hal ini yang dapat membantu kita untuk bertanggung jawab.
Pertama: merasa sangat diberkati. Tuhan memberi kita banyak kesempatan, mujizat, talenta, kepercayaan, dan misi-Nya. Kesadaran, bahwa berkat Tuhan amat luar biasa dalam hidup kita adalah langkah awal menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Bukan soal balas budi, tapi tanggung jawab itu sebagai ungkapan syukur.
Ketika Tuhan memberkati amat banyak dalam hidup ini, maka tanggung jawab kita tidak lagi sebuah kewajiban, tapi sebagai ketulusan dan kesetiaan kita pada Allah. Kita membagikan berkat itu tidak lagi mengikat, tapi sebagai pangilan hati dan pelayanan.
Kedua: hidup ini tidak tentang pencapaian, tapi juga tentang kepuasan. Hidup itu tidak soal pencapaian, menjadi kaya, sukses, atau banyak penghargaan, tapi hidup ini adalah soal pemaknaan. Saat hidup dimaknai sebagai anugerah, maka setiap berkah, pemberian, dan keberhasilan itu tidak secara kebetulan, tapi anugerah Tuhan.
Tuhan mempunyai rencana. Tanggung jawab kita adalah ikut mengambil bagian dalam kepenuhan rencana Tuhan. Menurut Thomas Aquinas, “Kunci untuk mengalami, melihat, dan menerima mujizat dan berkat Tuhan adalah iman.” Maka tanggung jawab itu membutuhkan pondasi yang kokoh yaitu iman.
Ketiga: “Purpose is doing God’s what’s to do.” Salah satu cara terbaik untuk bertanggung jawab atas hidup ini adalah mencintai Tuhan. Orang yang mengasihi Tuhan adalah orang yang menyimpan, merenungkan dan melaksanakan Firman-Nya. Lakukan hal sederhana ini dalam hidup harian kita dengan cinta yang luar biasa dan bertanggung jawab.
Kita yakin masih ada hal lain yang bisa kita lakukan, yaitu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mensyukuri nikmat yang Tuhan diberikan.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

