“Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu … kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku” (Mat 19: 21).
I will follow Him, Follow Him wherever He may go…
Lirik lagu tersebut sering kali bergema dalam berbagai acara rohani. Biasanya lagu itu dinyanyikan dengan penuh sukacita dan bahkan sambil menari. Saat mendengar lagu itu, mengikuti Yesus seakan-akan hal yang mudah. Padahal kenyataannya, mengikuti Yesus tidak semudah seperti kita menyanyikan lagu itu. Mengikuti Yesus itu membutuhkan perjuangan dan komitmen yang terus-menerus.
Hari ini kita mendengar, bahwa Yesus meminta seorang pemuda kaya yang ingin mengikuti-Nya untuk menjual segala harta miliknya dan memberikannya kepada orang-orang miskin. Yesus menuntut kelepasan total dari pemuda itu.
Hal yang sama ditujukan kepada kita yang mengaku sebagai pengikut-Nya. Yesus meminta kelepasan total, supaya kita dapat dengan bebas mengikuti-Nya. Yesus meminta kita untuk melepaskan diri dari segala ikatan yang mungkin masih membelenggu kita, entah itu harta benda, kepandaian, kekayaan, nama baik, atau bahkan segala ikatan negatif seperti kebencian, dendam, iri hati, kesombongan, dan sebagainya. Tanpa kelepasan total, kita tidak dapat jadi pengikut-Nya yang sejati, seperti yang terjadi pada pemuda kaya itu.
Sr. Maria Innocentia, P. Karm
Senin, 18 Agustus 2025
Hak 2: 11-19 Mzm 106: 34-37.39-40.43-44; Mat 19: 16-22
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

