“Mewujudkan rencana masa depan cerah itu tantangan. Tapi mengikuti rencana Tuhan adalah kebijaksanaan dan anugerah-Nya.” -Mas Redjo
Untuk mewujudkan cita-cita masa depan jadi nyata kita dituntut guna memberikan yang terbaik dari diri ini, baik talenta dan kemampuan agar hasil yang dicapai maksimal.
“Apakah kita bahagia dengan hasil pencapaian itu dan memaknainya?”
Karena sejatinya, kebahagiaan tiap insani itu tidak sama. Kebahagiaan yang dikakangi sendiri itu egois, cepat hilang musnah, tiada guna, dan sia-sia.
Berbeda hasilnya, jika kesuksesan yang diraih itu untuk dibagikan agar orang lain ikut menikmati sukses itu, dan bahagia.
Begitu pula, jika kita dianugerahi Tuhan untuk hidup sadar diri, mengikuti jalan, dan rencana-Nya.
Hidup yang tidak diorientasikan untuk diri sendiri, tapi dibagikan pada sesama agar semua makhluk itu berbahagia. Karena tujuan hidup sejati adalah berbahagia bersama Tuhan, Sang Pencipta.
Hidup sejati itu bukan didasari oleh kebahagian duniawi, melainkan dilandasi relasi kasih kita dengan Tuhan: untuk merenungkan dan melaksanakan firman-Nya. Juga hubungan kita dan sesama: hidup saling mengasihi dan bahagia.
Sejatinya bahagia itu adalah, ketika kita taat dan setia melaksanakan kehendak Tuhan. Alleluya!
Mas Redjo

