“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat” (Luk 13: 24).
Melalui perumpamaan tentang pintu yang sempit, Yesus mengingatkan kita, bahwa tidak semua orang akan masuk ke dalam Kerajaan Allah, bahkan untuk mereka yang merasa dekat dengan-Nya. Terlibat aktif di kegiatan rohani, seperti mengikuti retret, doa bersama, atau jadi petugas Gereja yang baik.
Yesus tidak mencari yang sekadar aktif atau terlihat baik di mata dunia. Dia mencari hati yang sungguh mau bertobat, jujur, dan setia, meski tidak dilihat orang.
Pada zaman ini, banyak orang yang berusaha untuk mencari jati dirinya dengan mengikuti tren, pura-pura baik, atau hidup dalam standar dunia modern. Walaupun di tengah berbagai godaan ini, kita harus senantiasa berjuang untuk mengendalikan diri, karena pintu sempit itu hanya bisa dilalui dengan kejujuran hati dan relasi pribadi dengan Tuhan.
Jangan menunggu sampai terlambat! Mari membangun iman yang nyata, bukan hanya untuk dilihat orang, melainkan untuk mempersiapkan diri agar layak masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Arya
Rabu, 29 Oktober 2025
Rm 8: 26-30 Mzm 13: 4-6 Luk 13: 22-30
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

