“Sesaat ketika Anda mampu mencintai tanpa syarat dan batas, maka saat itulah Anda akan terluka. Luka itu tidak mendatangkan kesakitan, tapi kebahagiaan. Inilah yang dilakukan oleh Yesus, ketika Ia rela berkorban untuk menebus dosa-dosamu.”
Memaafkan dan mengampuni mereka yang melukai kita memang tidak mudah, tapi sudah banyak bukti, bahwa ada orang-orang luar biasa yang mampu mengampuni mereka yang melukai itu.
Firman-Nya, “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”
Untuk direnungkan:
- 1) Setiap orang yang dikhianati pasti terluka, tapi tidak semua yang terluka itu mampu mengobati lukanya sendiri;
- 2) Mengampuni dan memaafkan mereka yang melukai dan mengkhianati kita memang tidak mudah, tapi bukan berarti mustahil;
- 3) Ingatlah, bahwa Allah akan mengampunimu, bila Anda rela dan mau mengampuni orang lain.
Bila Anda tidak mampu mengampuni mereka yang melukaimu, maka janganlah mendendam, tapi doakanlah mereka agar Tuhan membebaskanmu dari kecenderungan untuk membalas dendam.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

