“Change your vision, and your vision will change you.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Kesedihan, kekecewaan, kegagalan, keterpurukan, dan problem hidup yang datang bertubi-tubi membuat kita bertanya, “Why is this happening to me?” Mengapa semua ini terjadi dalam hidupku? Apa salahku? Apa kekurangku?
Pertanyaan itu wajar dan manusiawi, meski tidak baik larut menyalahkan diri. Karenanya ingatlah tiga hal ini:
Pertama: ‘do what you can do to sort it out’. Yang bisa kita lakukan, lakukanlah! Tak perlu menyalahkan atau protes, tapi berani berproses. Jika itu salah, kita perbaiki. Jika orang lain yang menyebabkan itu, kita bicarakan denganya dan komunikasikan dengan mereka.
Kedua: ‘look from life’s point of view’. Seorang anak kecil mendatangi Ibunya yang sedang menyulam, dan bertanya, “Ibu sedang membuat apa?” Ia pun menjawab, “Ibu sedang membuat sulaman bunga yang indah.” Anak itu protes, karena yang ia lihat hanya benang warna-warni yang tidak karuan. Mendengar protes anaknya, Ibu lalu mengangkat anaknya dan meletakkan di pangkuannya. Untuk melihat sulaman itu, sehingga anak itu kagum dan berkata, “Wow, bagus dan indah sekali, Bu.”
Seperti itulah hidup ini, ketika kita menganggap cara pandang diri yang paling benar, saat gagal dan terpuruk, maka semua itu jadi tidak baik. Perlu ada keselarasan cara pandang diri, orang lain, kehidupan dan cara pandang Tuhan. Perlu keselarasan dalam saat ini melihat hanya dari sudut pandang kita, dua hal yang ada; menganggap diri paling benar, dan menilai diri sendiri selalu salah. ‘Change your point of view’.
Ketiga: ‘God’s point of view’. Kesadaran untuk melihat dari cara pandang Tuhan saat ini makin luntur. Luntur akibat manusia cenderung sombong, egois, dan mengagungkan diri sendiri. Padahal bila hidup, pengalaman dan peristiwa hidup itu dilihat dimaknai dari terang Tuhan, kita akan melihat karya dan berkat Tuhan yang luar biasa. Kita akan melihat desain Tuhan yang sempurna untuk hidup, keluarga, pekerjaan, dan hidup rohani kita.
Rencana Tuhan sungguh luar biasa untuk hidup kita. Bukan hanya kebaikan di dunia, tapi rencana kekal Tuhan yang luar biasa untuk hidup dalam kerajaan Surga.
Karena itu, “ubah visi Anda dan visi Anda akan mengubah Anda.”
Deo gratias.
…
Edo/ Rio, Scj

