“Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya” (Mark 1: 27a).
Tindakan Yesus yang mengajar dengan penuh kuasa dan mengusir roh jahat dari seorang yang kerasukan, sungguh menggemparkan banyak orang. Mereka semua takjub kepada-Nya.
Pernahkah Anda merasa takjub kepada Yesus, karena peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Misalnya, ketika mengalami kesembuhan, pembebasan dari yang jahat atau pertolongan Tuhan yang terjadi secara mengagumkan? Apa reaksi Anda setelah merasa takjub?
Mungkin, kita terdorong untuk segera memperbincangkannya atau membagikannya kepada orang-orang lain sehingga mereka juga tahu dan merasa kagum/ takjub. Namun, hendaknya kita jangan berhenti hanya pada rasa takjub itu, tapi sampai pada tahap percaya, untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi, dan mengakui-Nya sebagai Tuhan yang penuh kuasa dan menyelamatkan. Bahkan si Jahat pun tahu dan mengakui Yesus sebagai “Yang Kudus dari Allah.” Bukankah kita seharusnya lebih daripada itu?
Setelah merasa takjub atas seluruh karya Tuhan, mari kita percaya, mengimani, dan mengasihi-Nya sebagai bentuk terima kasih kepada-Nya.
…
Sr. M. Stevane, P. Karm
Selasa, 14 Januari 2025
Ibr 2: 5-12 Mzm 8: 2.5-9 Mrk 1: 21-28
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

