“Maria duduk di dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani” (Luk 10: 39b-40a).
Kunci kehidupan Kristen adalah menetapkan prioritas: Yesus Kristus terlebih dahulu, baru yang lainnya. Satu-satunya cara untuk benar-benar mempelajari ajaran itu adalah dengan meluangkan waktu setiap hari ‘duduk di kaki Yesus’.
Kitab Kejadian 18 menggambarkan keramahan Abraham dan Sara kepada orang asing, dihargai oleh Tuhan. Penginjil Lukas menggambarkan Marta, anak sejati Abraham, menunjukkan keramahan yang murah hati kepada Yesus, Mesias sejati, dengan menyiapkan makanan untuk-Nya, sementara saudara perempuannya, Maria, menghabiskan waktunya untuk duduk dan berbicara dengan-Nya serta mendengarkan-Nya. Dengan menghadirkan Marta sebagai penggerak aksi dan Maria sebagai pendengar sejati firman Tuhan, Penginjil mengundang kita untuk melayani orang lain dengan ketekunan seperti Marta, setelah mengisi ulang baterai rohani kita setiap hari dengan berdoa mendengarkan Tuhan dan berbicara kepada Tuhan seperti yang dilakukan Maria. Kita akan mampu melayani kebutuhan orang lain dengan sungguh-sungguh, bila kita menerima Firman Tuhan ke dalam hati dan pikiran kita.
Rm. Macarius, CSE
Minggu 20 Jul 2025
O.Carm 1 Raj 19: 1-9a. 11-14a; Mzm 15:1-2.5-6.8-11; 1 Ptr 1: 8-12; Luk 9: 28b-36; Kej 18:1-10a; Mzm 15: 2-5; Kol 1:24-28; Luk 10:38-42
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

