Mat. 11: 11-15
“Banyak penyesalan muncul setelah berbicara, karena ada orang yang kurang, bahkan tidak mau mendengarkan sebelum berbicara. Maka pembicaraan mereka tidak sekadar keliru dan salah, tapi menyakitkan dan melukai telinga serta hati mereka yang mendengarkan dia.”
Betapa pentingnya kerelaan untuk mendengarkan, sehingga Yesus menekankan kembali dalam Injil hari ini: “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (ayat 15)
Berdasarkan pada firman hari ini maka:
1) Belajarlah untuk selalu mendengarkan orang lain sebelum berbicara. Inilah awal kebijaksanaan;
2) Jangan izinkan lidah dan mulutmu mengeluarkan kata dan kalimat yang menyakitkan, bahkan melukai. Inilah tindakan mengontrol diri.
3) Bila kata-katamu menyakiti dan melukai orang lain, maka segeralah meminta maaf. Itulah awal pertobatan.
Akhirnya tindakan mendengarkan itu tidak sulit, bila kerendahan hati adalah karakter pribadimu. Orang yang rendah hati mampu melakukan tindakan baik di mana pun ia berada dan ke mana pun ia pergi.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

