“Kegagalan bukan akhir, terpuruk dan jatuh itu bukan untuk ditangisi ataupun disesali. Selalu ada jalan bagi yang mempunyai iman dan harapan.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Siapa yang tidak pernah gagal? Semua orang pasti pernah jatuh, gagal, dan terpuruk. Orang sukses pernah gagal, bahkan petani juga pernah gagal panen. Ketika hal itu terjadi tentu kita kecewa, sedih, galau, dan ada pula yang putus asa.
Kegagalan itu tidak untuk ditangisi. Keterpurukan itu tidak untuk disesali. Kejatuhan itu juga tidak untuk diratapi. Ingat tiga hal ini.
Pertama: tidak komplain. Biasanya saat kegagalan, keterpurukan dan kejatuhan menghampiri, pilihan yang paling mudah adalah menyalahkan dan mencari kesalahan. Kita menyalahkan keadaan, atasan, teman, orang sekitar, dan menyalahkan diri sendiri. Stop! Berhenti untuk mencari kesalahan, karena itu ciri pecundang. Tapi jadilah pemenang yang mencari peluang dari setiap kegagalan dan tantangan.
Sadari dan pahami, kita tidak sendiri. Terima kegagalan itu, dan yakini, bahwa masih ada sahabat dan Tuhan yang selalu siap turun tangan untuk membantu. Bangkit, dan jadilah pemenang!
Kedua: ‘Move on, Learning by doing’. Bukan kita sendiri yang mengalami, orang lain juga pernah mengalami. Jangan menyerah. Hidup harus berlanjut, dan waktu terus berjalan. Berhenti dalam keterpurukan itu tidak membawa perubahan. Larut dalam penyesalan membuat hidup penuh beban. Karena itu bangkit dan teruslah melangkah, karena selalu ada hal baru dalam setiap langkah.
Perbaiki diri, ambil hikmah dari kesalahan, dan terus mencoba. Ingat setiap tetes keringat dan air mata itu tidak pernah jatuh sia-sia.
Ketiga: ‘Strong in faith’. Selalu ada jalan dan harapan bagi yang mempunya imani. Selalu ada kepastian dan kekuatan bagi yang beriman. Ingat yang mengatur rezeki itu yang di Atas. Percayalah pada Tuhan. Cari perkara yang di Atas, maka segala sesuatunya akan ditambahkan. Gaji berasal dari manusia, keutungan itu hitung-hutungan, sedang rezeki itu dari Tuhan. Syukuri setiap gaji dan keuntungan maka rezeki itu akan ditambahkan.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

