“Hidup yang terencana dengan baik dan rapi itu enak untuk dijalani dan diwujudkan jadi nyata.” -Mas Redjo
…
Tidak harus kaget dan melongo, jika ternyata kita belum menata hidup sendiri.
Sesungguhnya, hidup adalah jalan kejelasan atau tidaknya dalam mengisi dan menyongsong masa depan itu sepenuhnya bergantung pada kita sendiri yang memilih dan memutuskan untuk menjalaninya.
Saya ingat dengan nasihat bijak Mbah Kung, “Ujian hidup itu sering datang mendadak agar kita selalu siap sedia mengantisipasinya.”
Maksud Mbah Kung adalah, agar saya tidak gamangan, tapi bersikap tenang untuk berpikir jernih dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan persoalan hidup ini, sehingga mudah beradaptasi dan mengatasi semuanya itu.
Dengan menata rencana hidup ini secara jelas, pikiran kita diarahkan untuk tetap fokus mencapai tujuan. Seberat dan sesulitnya tantangan hidup ini tidak boleh menyurutkan atau mengalihkan tujuan hidup kita. Sebaliknya menempa kita makin dewasa dalam bersikap untuk jadi pribadi yang sabar, tabah, dan rendah hati.
Menata hidup itu ibarat kita sedang membangun rumah jiwa. Kita dapat memilih bahan dan material yang akan digunakan untuk membangun rumah itu sesuai rencana agar jadi rumah yang kokoh, fungsional, dan nyaman. Sehingga jiwa ini tinggal dalam suasana damai sejahtera dan bahagia.
…
Mas Redjo

