Kadang kita memoles dan merangkai kata-kata indah tentang situasi orang kecil dan miskin demi mendapatkan keuntungan pribadi, atau dengan kata lain, kita memanfaatkan kondisi orang lain demi mendapatkan kepopuleran dan kekayaan pribadi.
Itulah yang dilakukan oleh Yudas Iskariot dalam kisah Injil. Katanya: “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya” (Yoh. 12: 5-6).
Pelajaran penting bagi kita:
- 1) Jangan memanfaatkan keadaan orang kecil dan miskin demi kepopuleran dan meraup kekayaan pribadi;
- 2) Promosikanlah keadaan orang miskin dan kecil dengan tulus demi meningkatkan taraf hidup mereka;
- 3) Jangan menari di atas penderitaan orang lain, karena tangisan dan jeritan mereka akan menurunkan keadilan Allah untukmu.
Akhirnya, ketika engkau membantu orang kecil dan miskin secara tulus maka engkau akan bahagia melihat senyum indah mereka. Itulah senyum Allah untukmu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

