RedJoss.com – Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Gelem obah mesti mamah. Asal mau berkerja, dipastikan kita bisa makan.
Begitu pula, di setiap tantangan ada peluang. Di setiap momen peristiwa hari besar, terdapat peluang untuk menangguk rezeki. Puasa dan lebaran merupakan saat yang paling tepat untuk berburu untung.
Jangan ragu, ditunda, dan apalagi sekadar gengsi. Kesempatan dan peluang baik itu harus direbut untuk dimanfaatkan.
Usaha yang tepat, cepat, dan mudah untuk menangguk untung adalah berdagang. Kita bisa membuka usaha warung kaki lima, jual hidangan takjil, kurma, es kelapa muda, parsel lebaran, kue kering, dan seterusnya.
Selanjutnya, kita mau berdagang hidangan takjil itu dengan cara berbelanja dari orang lain atau membuat sendiri. Jika tidak mau repot, kita dapat berbelanja kue takjil di pasar subuh atau relasi.
Hal yang sama jika kita ingin berjualan es kelapa muda. Kita dapat mendatangkan kelapa muda dari pinggiran atau daerah penyangga kota.
Untuk kue kering atau parsel Lebaran, kita dapat berbelanja ke distributor atau pabrik. Jika langsung ke pabrik, kita berbelanja order minimal, karena barang-barang itu dikirim.
Selain harganya relatif lebih murah, kita juga dapat berbelanja dengan sistem PO dengan bayar di depan. Artinya, harganya mengikat, kendati ada kenaikan harga barang, kita memperoleh harga tetap.
Berdagang itu asyik, jika kita memahami seni mengumpulkan uang.
Resep berdagang itu sederhana, jangan menggetok dan mengecewakan pelanggan, agar pelanggan tidak kapok.
Untung kecil, tapi yang penting dagangan laris manis. Sedikit demi sedikit, tahu-tahu uang kita jadi membukit.
…
Mas Redjo
Tulisan ini pernah ditayangkan di seide.id dengan beberapa pembaruan.

