Luk. 18: 35-43
“Salah satu bagian yang paling aku suka di dalam Adorasi adalah, ketika Romo Vikjenku mengarahkan dan mengajak peserta untuk melakukan ini: “Sama seperti si buta, walaupun tidak melihat, tapi ia berteriak: Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku. Yesus berhenti dan menyembuhkan si buta. Maka sebentar, ketika Bapa Uskup menghantar Yesus dalam monstran lewat dari pintu depan menuju tempat pentahtaan, semua berteriak dengan penuh iman: “Yesus, kasihanilah aku. Maka pastikan, bahwa Yesus akan berhenti dan menyembuhkanmu.”
…
Kisah si buta itu dalam Injil hari ini: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!“ Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor ia supaya diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” (ayat 38-39).
Ketika Anda berdoa dan memohon sesuatu dari Tuhan, maka:
1) Yakinlah, Tuhan mempunyai kuasa untuk mendengarkan dan mengabulkan apa pun yang Anda minta sesuai dengan kehendak-Nya;
2) Mintalah dengan penuh iman dan keyakinan, bahwa Tuhan pasti mengabulkan permohonanmu;
3) Nantikanlah saat Tuhan berhenti, mendengarkan dan mengabulkan permohonanmu sesuai dengan kehendak dan waktu-Nya.
Akhirnya, bila Tuhan telah melakukan mujizat kepada si buta, sehingga bisa melihat, maka Ia pasti juga akan melakukannya untukmu saat engkau memerlukan pertolongan-Nya, asalkan engkau meminta dengan penuh iman.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

