Simply da Flores
Harmony Institute
Peristiwa itu tragis buas
ketika tahu detail kisahnya
dari mereka yang saksikan
dari mereka yang menderita
Dibakar api kebuasan
Dipanggang bara kebejatan
seperti bukan dari manusia
seperti bukan kepada sesama
Entah untuk apa dan siapa
Api menyala dari tangan manusia
membakar barang dan bangunan
merusak harta benda
Dan
jauh lebih tragis bejat
manusia disiksa diperkosa
lalu dibunuh dan dibakar
Kebuasan dan api membara
Kebejatan dan nafsu menyala
ibukota mencekam penuh tanya
Metropolitan ternoda dendam.mencakar
manuisa seperti kertas sampah
diinjak diperkosa dan dibakar
25 tahun telah berlalu
Luka derita korban tak sirna
Harkat martabat penderita terpatri
Api dendam membara diam
Kisah cerita beraneka wajah
Tergantung pencerita dan kepentingan
Namun
Kasus tragis Mei 1998
Kebenarannya dipatri di metropolitan
Sejarah dicatat ibukota negara
Dan
semua korban wariskan generasinya
Noda hitam di sanubari jiwa
Fakta kelam atas harkat martabat
Sang Pencipta Maha melihat
Waktu terus berjalan cepat
sering kisah sirna terlupakan
Namun
Ada secercah harap meratap
agar kisah bejat tak terulang
agar fakta brutal tak datang
Karena alasan selera kuasa
Karena dendam kesumat buta
Karena kepentingan uang harta
Karena agama hanya slogan
Karena iman gelap gulita
Di negeri Indonesia tercinta
dengan darah nafas Pancasila
…
Foto ilustrasi: Istimewa

