Red-Joss.com – Silaturahmi itu hukumnya wajib, dan sangat penting untuk membangun hubungan perseduluran satu sama lain agar makin dekat dan akrab.
Hal itu pula yang senantiasa saya lakukan terhadap pelanggan toko. Tidak sebatas lewat telepon, tapi juga tugas mengunjungi mereka untuk mempererat tali silaturahmi.
Silaturahmi, dengan silaturahmi itu pula kita bertukar informasi. Bagi saya pribadi, sekali dayung 2-3 pulau terlampui. Maksudnya, lewat pelanggan itu saya minta informasi pertemanan mereka untuk dijadikan pelanggan baru. Sedang pada mereka, saya berbagi cara efektif mengelola dan mengembangkan usaha.
Sesungguhnya, hubungan kami itu untuk saling mendukung dan menguntungkan. Istilah kerennya, berkolaborasi untuk meraih sukses bersama.
Begitu pula yang saya lakukan dengan pabrik roti “A” di bilangan Bintaro, Tangsel.
Ternyata pabrik roti itu dimiliki oleh 15 orang, karena dibangun dengan modal patungan. Mereka tidak ada yang bertindak sebagai bos, tapi pengurus. Karena mereka juga ikut berjualan di lapangan dan mencari pelanggan baru.
Mengurus usaha patungan yang dimiliki oleh 15 orang itu tidak mudah. Prioritas utama dan penting adalah keterbukaan antar pengurus agar tidak muncul perusahaan di dalam perusahaan. Artinya, barang yang dibeli harus melewati 1 pintu dan semua pemilik tahu. Sehingga tidak ada kecurigaan antara yang satu dengan yang lain.
Semangat ingin maju dan mandiri itu baik dan patut diapresiasi. Untuk menyatukan visi misi dan tujuan itu dibutuhkan orang yang dipercaya dan dituakan, yakni Mang UD yang paling senior di antara mereka.
Di bawah komando Mang UD, usaha roti “A” mampu bertahan dalam menghadapi persaingan pasar yang terus melemah dan lesu pembeli.
“Saat ini yang penting, kami dapat melewati pandemi panjang dengan selamat,” jelasnya. Karena harga
bahan-bahan roti yang cenderung tinggi dan merangkak naik menjelang Natal dan tahun baru.
Untuk mengantisipasi kenaikan bahan dan krisis pembeli itu, Mang UD tidak mengecilkan ukuran roti atau mengurangi bumbu roti. Alasannya, pasaran boleh sepi, tapi jangan dicederai dengan rasa roti yang kurang enak, sehingga pelanggan jadi kapok.
…
Mas Redjo

