“Membangun keluarga itu mudah, tapi yang sulit itu menghidupinya dengan cinta kasih.”
“Membangun gedung bertingkat itu juga mudah, tapi yang sulit adalah membangun iman keluarga.”
Dua buah nasihat Guru Bijak itu disampaikan pada saya, ketika saya mohon restu untuk menikah.
Nasihat Guru Bijak itu tampak sulit dicerna dan dipahami, tapi sangat membahagiakan jiwa, jika kita mampu dijalani dengan rendah hati.
Inti dari hidup berumah tangga itu sesungguhnya adalah membangun hubungan cinta kasih antara suami istri agar harmoni, bahagia, dan langgeng.
Sedang kebahagiaan sejati dari hidup berumah tangga itu adalah dengan membangun iman keluarga yang jadi bekal menuju keabadian untuk kembali kepada Tuhan Sang Pencipta.
Maksud dan tujuan Guru Bijak itu agar cinta kasih jadi landasan yang kokoh dalam membangun rumah tangga yang bahagia.
Tidak mendahulukan yang lahiriah, seperti kebendaan, popularitas, dan kedagingan. Tapi prioritas utama itu adalah harta Surgawi, hidup yang berkenan bagi Tuhan.
Harta duniawi itu bersifat fana, mudah rusak, dan hilang sirna. Sedang harta Surgawi itu bersifat kekal dan tidak dapat dihancurkan.
Mas Redjo

