- Diucapkan sekali, lalu berlanjut, dan akhirnya ketagihan.
- Diawali dengan satu pengalaman, lalu berlanjut, dan akhirnya menjadi kekuatan.
- Dimulai dengan sekali berdoa mengucap syukur, lalu berlanjut, dan akhirnya menjadi pokok doa setiap hari.
Memaknai Kata Bersyukur
- Tidak usah menunggu disuruh, kita mulai saja.
- Tidak usah menunggu dinasehati, kita mulai saja.
- Tidak usah menunggu sampai ikut rekoleksi, seminar atau serasehan dulu, hari ini kita mulai saja.
Memaknai Kata Bersyukur
- Waktu mulut ini bisa mengucap syukur, senangnya minta ampun.
- Waktu hati ini bisa mengucap-syukur, wow, gembira sekali.
- Waktu jiwa dan batin ini bisa mengucap-syukur, nyess, damai sekali.
- Ketika mulut, hati, jiwa dan batin bisa mengucap syukur, hadirnya Tuhan menjadi sangat dekat.
Memaknai Kata Bersyukur
- Bayangkan, jika kita ketemu sahabat, dan sama-sama bersyukur, pasti kita akan menjadi semakin dekat dan tentunya tidak ada yang namanya pertengkaran dan permusuhan.
- Yang ada, kita adalah satu saudara dalam Tuhan dan kita satu saudara dalam kemanusiaan.
- Kita sedih sekali, ketika tercipta adanya “keretakkan” dalam persaudaraan, karena banyak orang yang tidak bisa mengucap syukur di tengah perbedaan.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

