Tidak ada yang dikurangi. Semua dilengkapi dan disempurnakan oleh Yesus. Ia telah menempatkan hal penting dan telah memberikan fondasi yang kuat bagi kehidupan manusia. Setiap orang tidak boleh jauh dari Kerajaan Allah. Semuanya harus masuk dan jadi bagian dari keluarga-Nya.
Sekarang yang sudah digenapi, dilengkapi, dan disempurnakan ini, tinggal diikuti, dilaksanakan, serta dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga setiap pribadi yang dekat dengan kita mengalami suasana Kerajaan Allah.
Tidak ada yang ditambah dan tidak ada yang dikurangi. Mengapa? Sabda Tuhan itu sempurna. Tuhan sudah memilih pribadi-pribadi yang luar biasa itu untuk menyampaikan sabda-Nya kepada umat terpilih. Sejak semula hingga akhir, sabda-Nya tidak berubah. Sabda-Nya jadi pelita dan terang bagi setiap orang.
Betapa bahagianya, ketika kita bisa membaca, merenungkan, dan membagikan sabda-Nya itu setiap hari. Ibaratnya, kesegaran rohani terus diberikan kepada kita sebagai berkat. Kita seperti Natanael yang berada di bawah pohon Ara. Kemudian dia disebut Yesus sebagai seorang Israel sejati. Dia berjumpa dengan Sang Mesias, Sang Penggenap Hukum Taurat. Dia lalu mengikuti Yesus. Namanya berubah jadi Bartolomeus. Juga hidupnya berubah: jadi murid Yesus.
Kita juga harus berubah: hidup baru. Hidup kita telah disempurnakan oleh-Nya lewat sakramen-sakramen yang telah diberikan kepada kita melalui pelayanan Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik.
Kita memaknai perjalanan iman kekatolikan kita dengan hidup baru yang berkenan bagi Tuhan.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

