“Menjadi tua itu pasti, dewasa belum tentu.”
…
| Red-Joss.com | Hidup bukan soal lamanya kita bernafas di dunia ini, banyaknya pencapaian, harta, juga bukan soal berapa banyaknya ‘followers’ di medsos. Melainkan hidup adalah soal makna. Seberapa bermakna hidup kita untuk diri ini, sesama, dan terlebih bagi Tuhan.
Buat hidup ini bermakna dengan tiga hal ini:
Pertama: belajar. Hidup adalah proses belajar. Bukan soal berapa banyak gelar formal yang didapat, melainka seluruh perjalanan hidup ini adalah belajar. Kita belajar bersyukur saat kebaikan datang, bersabar saat kegagalan datang, menerima saat penderitaan dan cobaan itu menerpa. Kita belajar rendah hati saat kesombongan merajai ego dan hati. Kita belajar bangkit, mencoba, bergerak maju, dan seterusnya.
Sejatinya hidup adalah proses belajar sampai kematian itu menjemput. Sadari Tuhan mempunyai rencana besar nan indah untuk hidup kita. Selaraskan dan arahkan proses belajar hidup ini pada rencana Tuhan. Niscaya keajaiban, mujizat dan berkat Tuhan akan selalu terjadi dalam hidup kita.
Kedua: bertumbuh. Dalam pertumbuhan memang selalu tidak nyaman, tapi itu tanda kita sedang bertumbuh. Buat hidup kita bertumbuh dalam rohani dan manusiawi. Hal baru akan selalu datang tanpa kita bisa kendalikan. Tantangan, hambatan, cobaan bahkan cibiran akan selalu datang. Jadikan semuanya itu sebagai peluang untuk mematangkan hidup. Perbaiki diri, perkokoh iman, tumbuhkan harapan, dan lakukan dalam kasih niscaya hidup akan jauh lebih bermakna. Di situ hidup akan berakar, bertumbuh dan menghasilkan buah.
Ketiga: berbagi. Hidup akan lebih bermakna bila kita mau berbagi. Untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Berbagi itu tidak diukur besar kecilnya uang yang didonasikan, seberapa banyak waktu dan tenaga yang diberikan, seberapa banyak senyum, sapa, dan doa yang kita tunjukan. Melainkan berbagi adalah soal ketulusan dan keikhlasan. Meski kecil dan sederhana, bila dengan ketulusan dan keikhlasan hati itu adalah anugerah.
Mari kita buat hidup yang singkat ini jadi berkat. Karena menerima itu berkah dan memberi itu anugerah.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

