“Menulis untuk bersenang-senang atau sebagai profesi itu pilihan yang harus dihargai. Begitu pula, saya menulis itu untuk pengembangan diri dan menyenangkan hati Tuhan.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Saya menulis hal baik dan positif, karena hati saya disentuh dan diingatkan Tuhan. Saya harus berani meninggalkan masa lalu. Menjalani hidup baik untuk hari ini demi menyongsong masa depan yang gilang gemilang.
Ketika memutuskan menulis untuk bersaksi, prioritas utama saya adalah melepas prasangka dan opini agar saya dapat melakukan semua itu dengan rendah hati, dan ikhlas.
Saya melepas prasangka agar senantiasa berpikir jernih dan tanpa tendensi kepada apa dan siapa saja yang menanggapi atau maknai isi tulisan saya.
Saya menulis sebagai ungkapan iman, karena Tuhan Maha Baik dan murah hati.
Menulis tidak untuk menyenangkan diri sendiri, orang lain, berpolemik, dan apalagi untuk muasin ego, tapi untuk memaknai jiwa agar hidup ini berkenan bagi Tuhan.
Untuk berbagi tulisan kebaikan dan positif, prioritas utama saya adalah hidup untuk menyangkal diri dan diet ego agar saya rendah hati. Saya harus teguh bersemangat, berkomitmen, konsisten, dan kontinyuitas untuk berkarya hingga akhir.
Dengan berdoa agar karya dan perilaku saya dinafasi Tuhan, sehingga hidup ini bermakna dan berguna bagi sesama.
“Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya” (Mazmur 86: 12-13).
Hidup ini untuk bersaksi, karena iman!
…
Mas Redjo

