Dalam hidup menggereja, kadang terdengar kritik atau keluhan umat atas pemimpin atau gembalanya. Bahwa Gembala itu lebih menonjolkan pewartaannya pada dirinya sendiri bukan pada pelayanan, misi atau bahkan pada Tuhan yang dilayaninya. Umat dihantar bukan lagi kepada Tuhan melainkan pada dirinya sendiri. la tidak lagi berfungsi sebagai ‘jembatan’ yang menghubungkan umat dengan Tuhan, tapi berubah jadi tujuan itu sendiri.
Godaan untuk merasa diri lebih hebat dan lebih populer seperti di atas sudah diingatkan Yesus dalam Injil hari ini. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada Tuannya, ataupun seorang utusan daripada orang yang mengutusnya.” Seorang hamba diingatkan untuk rendah hati, setia dan tahu diri. Meskipun Yesus sendiri memberi jaminan kepada utusan-Nya: Sesungguhnya siapa yang menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan siapa yang menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku.”
Seorang hamba atau utusan Yesus Kristus sungguh bersatu dengan Dia dan tentu tidak mungkin melebihi Dia.
“Tuhan, kami bersedia diutus mewartakan sabda-Mu. Sudilah memberkati kami agar tahu diri dan setia kepada-Mu. Amin.”
Ziarah Batin

