“Lihatlah Anak Domba Allah! Kerahiman dinyatakan, keselamatan diberi nama, dan kasih jadi nyata.”
Allah mengundang kami bukan sekadar untuk mendengar, melainkan untuk memandang dengan iman. Melalui kesaksian Yohanes Pembaptis, Allah menggugah hati kami dengan seruan yang kudus: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Seruan ini memanggil kami untuk berhenti sejenak, membuka mata hati, dan mengenali Dia yang diutus-Nya bagi keselamatan kami.
Yohanes tidak menunjuk pada sebuah gagasan atau ajaran semata, tapi kepada Pribadi yang hidup. Yesus, Putra-Nya terkasih,
dinyatakan sebagai Anak Domba yang memikul dosa kami, Dia yang di atas-Nya Roh Kudus turun dan tinggal. Di dalam Dia, kerahiman bukan lagi janji, melainkan hadir dan bekerja di tengah kami.
Dalam terang ini, Rasul Yohanes mengingatkan jati diri kami: “Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah.” Jadi milik-Nya bukanlah hasil usaha kami, melainkan rahmat yang kami terima. Hidup sebagai anak-anak Allah berarti tinggal di dalam Kristus, meninggalkan dosa,
dan membiarkan kebenaran-Nya membentuk hidup kami.
Mazmur hari ini mengajarkan tanggapan yang pas: pujian yang penuh sukacita dan penyembahan yang hormat. Ketika keselamatan-Nya dinyatakan, hati kami tidak dapat tinggal diam. Kami diajak bersorak, bernyanyi, dan memuliakan-Nya, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib.
Tuhan Yesus, di dalam Nama-Mu yang Tersuci, kerahiman dicurahkan, orang berdosa menemukan harapan, anak-anak Allah dihimpun, dan diperbarui.
Sering kali kami ‘tahu’ banyak hal tentang Engkau, namun belum sungguh tinggal bersama-Mu. Tariklah kami melampaui pengetahuan menuju persekutuan, melampaui kebiasaan menuju kasih yang hidup.
Melalui rahmat baptisan,
Engkau telah mengaruniakan Roh-Mu kepada kami: Roh yang sama yang turun ke atas-Mu di sungai Yordan. Ajarlah kami untuk tinggal di dalam Engkau agar hidup kami mencerminkan diri kami yang sejati: anak-anak terkasih, yang hidup dalam terang dan berjalan dalam kerahiman.
Kiranya Nama-Mu yang Tersuci
jadi perlindungan kami, doa,
dan nyanyian hidup kami.
Semoga hidup kami yang diubah oleh kasih-Mu menuntun sesama untuk memandang Engkau dan percaya.
Kami mohon semuanya ini dalam Nama Yesus Yang Tersuci. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

