“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! … akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Surga” (Mat 7: 21).
Coba sejenak kita menerka-nerka, kira-kira dalam satu hari berapa kali kita menyebutkan nama Yesus? Mungkin setiap orang beragam jawabannya. Tapi puji Tuhan, apabila nama Yesus yang kita sebutkan memang sungguh-sungguh ke luar dari dalam hati dan kesadaran kita, entah apa pun keadaan yang sedang kita alami. Pertanyaan kedua, apakah kita sudah jadi orang yang bijaksana dalam kehidupan ini dengan mau menjadikan Yesus sebagai pusat dan dasar kehidupan kita? Jika iya, maka pastilah kita akan mengutamakan yang jadi kehendak Tuhan dan bukan kehendak kita sendiri. Jika kita berpegang pada Yesus, maka saat kita menghadapi cobaan dan kesulitan hidup, kita tetap kuat, karena kita sungguh sadar Yesus adalah arah dasar hidup kita. Ia menjamin kehidupan, sumber kekuatan kita dan Ia akan mencurahkan rahmat-Nya yang cukup dalam hidup kita.
Mari membangun hidup kita didasari sabda-Nya agar kita melihat, bahwa di balik semua kisah hidup kita, Tuhan yang jadi sumber kekuatan kita. Tuhan yang bekerja atas kehidupan kita.
Sr. M. Marleine, P. Karm
Kamis, 26 Juni 2025
Kej 16: 1-12.15-16 Mzm 106: 1-5 Mat 7: 21-29
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

