“Sebab, jika kita telah jadi satu dengan kematian-Nya, kita juga akan jadi satu dengan kebangkitan-Nya” (Rom 6: 5).
Yesus, Sang Anak Domba yang telah dikurbankan untuk menebus dosa umat manusia, masuk dalam keheningan makam. Hiruk pikuk dan tragedi penyaliban berubah jadi kesunyian dan keheningan. Dalam kesunyian inilah Yesus melanjutkan karya penebusan-Nya. Ia masuk ke tempat penantian untuk membebaskan orang-orang benar yang mati sebelum Dia (bdk. KGK 633). Dalam kesunyian makam, kita juga diajak untuk ‘mati’ dari segala dosa, sehingga kita dapat merayakan kemenangan iman kita dalam malam Vigilia Paskah, ketika Eksultet dinyanyikan, Madah Kemuliaan berkumandang menyorakkan kekuasaan Allah, dan Alleluia dikidungkan untuk merayakan karya penebusan.
Perayaan pada malam ini bukan sebuah perayaan Liturgi biasa yang tanpa arti, melainkan sebuah perayaan iman Gereja yang mengajak kita untuk mengalami hidup yang baru, hidup sebagai anak-anak Allah yang bebas dari perbudakan dosa, karena Yesus Kristus yang telah mengalahkan dosa dan maut.
Marilah kita juga hendaknya menanggalkan dosa-dosa dan kebiasaan jahat, agar setelah kita mati bersama Kristus, kelak kita akan ikut bangkit bersama-Nya.
Sr. M. Valentina, P. Karm
Sabtu, 04 April 2026
Hari Sabtu Suci
Bacaan 1: Kej 1: 1-2: 2
Mzm 104: 1-2.5-6.10.12-14.24.35 atau
Mzm 33: 4-7.12-13.20.22
Bacaan 2: Kej 22: 1-18 Mzm 16: 5.8-11
Bacaan 3: Kel 14: 15-15:1 MT Kel 15: 1-6.17-18
Bacaan 4: Yes 54: 5-14 Mzm 30: 2.4-6.11-13
Bacaan 5: Yes 55: 1-11 MT Yes 12: 2-6
Bacaan 6: Bar 3: 9-15.32-4:4 Mzm 19: 8-11
Bacaan 7: Yeh 36: 16-28 Mzm 42: 3.5; 43:3-4 atau
(jika ada pembaptisan) MT Yes 12: 2-6 atau
Mzm 51: 12-15.18-19
Epistola: Rm 6: 3-11 Mzm 118: 1-2.16-17.22-23
Bacaan Injil: Mrk 16: 1-7
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

