Mat. 6: 1-6. 16-18
“Berpuasa yang benar dan baik adalah saat kita membenamkan hati dalam sesal dan tobat yang sejati, sehingga hati kita terbuka terhadap rahmat Allah, yang memampukan kita untuk membantu sesama yang memerlukan. Inilah doa, puasa dan sedekah.”
Ada 3 keutamaan dalam puasa atau masa Prapaskah orang Katolik, yakni:
1) Berdoa
Yang boleh: “Tapi, jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.”
Yang tidak boleh: “Janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang.”
2) Berpuasa
Yang boleh: “Minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang, bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.”
Yang tidak boleh: “Janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat, bahwa mereka sedang berpuasa.”
3) Bersedekah
Yang boleh: “Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi.”
Yang tidak boleh: “Janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu.”
Akhirnya, marilah:
- Berdoa dengan khusyuk dan terus menerus,
- Berpuasalah dengan benar,
- Serta lakukanlah amal dan bersedekahlah dengan tulus.
Monsignor RD Inno Ngutra

