“Terima, maknai, dan berdamailah dengan masa lalu.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Hidup ini terangkai oleh masa lalu, sekarang, dan masa depan. Namanya kehidupan, pasti ada banyak tantangan, cobaan, kegagalan, kepedihan, dan keputus-asaan. Tidak hanya kebahagiaan yang kita temukan, tapi mungkin saja lebih banyak kegagalan, kesedihan. Kadang ada kesulitan, tangis, atau duka. Tapi juga ada sukacitanya.
Mungkin perjalanan hidup ini banyak melewati lembah kelam, dan jalan terjal. Tapi coba lihat sekarang, bukankah kita sudah melewati semua itu?
Kita selalu mempunyai pilihan, kejadian dan pengalaman mana yang masuk dalam memori kita, untuk diputar ulang. Pikirkan dengan matang sebelum memutuskan. Karena itu pijakan dan pondasi untuk meraih masa depan.
Ibarat memori handphone, kita tentu mempunyai banyak foto atau video di situ. Jika kita mau membuat album seperti yang dimaui, kita mempunyai kendali penuh, foto mana yang akan disimpan dan jadi kenangan. Foto mana yang akan dibuang. Begitu pula dengan kehidupan ini, kita mempunyai pilihan untuk menyeleksi semua pengalaman itu. Baik yang sedih atau bahagia, kita mempunyai kendali penuh atas semua itu. Yang mana perlu diingat, dan mana harus dilupakan.
Jangan terpenjara oleh masa lalu. Karena itu akan membuat kita sulit maju. Itu semua hanya akan mengikat dan merantai hidup ini. Jangan sampai pengalaman pahit itu diputar berkali kali. Jangan sampai sedihnya hanya sekali, tapi menderitanya dibawa setiap hari. Terima dan maknai peristiwa itu, karena yang bakal menentukan kita bahagia atau kecewa. Tuhan selalu mempunyai rencana dalam setiap peristiwa. Baik sedih atau bahagia. Tawa atau tangis kecewa.
Percaya dan imani, bahwa Tuhan mempunyai rencana yang terindah bagi hidup kita.
Bahagia, karena kita dicintai-Nya.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

