Luk. 2: 16-21
“Bila kita mengakui Yesus sebagai Putra Allah, maka wanita yang mengandung-Nya disebut Bunda dari Putra Allah itu. Bila kita mengakui Yesus sebagai Tuhan, maka wanita yang mengandung-Nya disebut Bunda Tuhan. Sebaliknya jadi sangat aneh, bahkan tidak masuk di akal, bila kita mengimani Yesus sebagai Tuhan dan Allah Putra, tapi menolak Maria sebagai Bunda Tuhan dan Bunda Allah.”
Fakta, bahwa Yesus yang adalah Tuhan dan Allah dikandung oleh Maria dikisahkan dalam Injil hari ini: ”Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh Malaikat sebelum Ia dikandung Ibu-Nya” (ayat 21).
Pelajaran penting bagi kita hari ini adalah:
1) Mengimani Yesus sebagai Tuhan dan Allah (Putra) tidak bisa mengabaikan peranan dan keterpilihan Maria sebagai Bunda Allah;
2) Menghormati Maria adalah konsekuensi dari iman Kristen yang harus dilakukan oleh semua pengikut Yesus;
3) Mengakui peranan Maria sebagai Bunda Allah dapat menghantar kita untuk mendalami kerahiman Allah kepada manusia;
4) Meneladani Bunda Maria dalam hidup beriman akan membuat seorang akan merasa sangat dekat dengan Yesus, Tuhan.
Akhirnya apa pun kata orang tentang Maria, tapi dia jadi Bunda Putra Allah, karena pilihan dan keputusan Allah. Jika Allah telah memilihnya, mengapa ada yang menolaknya?
Selamat Hari Raya Maria Bunda Allah dan selamat Tahun Baru untuk para sahabat.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

