“Yang miskin dan malang akan makan dengan kenyang dan yang mencari Tuhan… akan memuji-Nya.”
…
| Red-Joss.com | Mungkin terdengar tidak biasa, tetapi yang hidup mandiri sejak kecil cenderung memiliki empati yang tinggi; yang menjalani pergumulan sejak dini membuat mereka lebih peka terhadap perjuangan orang lain.
Lentur dan empati adalah dua kekuatan yang membuat manusia layak jadi teman, pasangan dan pemimpin yang bisa diandalkan. Selebihnya hanya baju luar dan lipstik yang menutup seseorang yang bukan dirinya sendiri.
Patut diyakini bahwa, kesanggupan hidup mandiri itu membuat seseorang: “tetap sejuk, walau duduk di kursi panas. Tetap manis, ketika hidupnya getir-pahit; tetap sederhana, walau telah jadi besar; dan tetap tenang, ketika aneka problema menggoyang rasa nyaman di posisinya. Sebab, seseorang yang mandiri itu hidup berdasarkan visi, misi, dan pandangan jauh ke depan, bukan sekadar reaksi sesaat ala designated survivor.”
Seseorang yang mandiri terbebas dari nafsu berburu validasi dan pembenaran diri lewat narasi-narasi menggelikan. Abaikan!
Tak ada hidup tanpa masalah
Tak ada perjuangan tanpa lelah
Tetap semangat tanpa curhat
Tetap tabah kendati susah
Dan jangan pernah menyerah.
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

