“Just do it by doing it, you have the energy to do it.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Malas itu mudah untuk diucapkan, tapi menghancurkan. Kita semua pernah mengalaminya, bahkan tidak sedikit yang terbuai rayuan dan janji manisnya. Ah, untuk apa bersusah payah, mending cari yang gampang dan mudah. Jika kita maunya yang serba mudah, dijamin masa depan kita pun bakal susah.
Pribadi yang mau berproses itulah yang bakal meraih sukses. Mereka yang sekarang kaya raya, ternama, dan sukses itu pasti melalui proses. Tentunya hasil yang dicapai itu tidak semudah yang terlihat sekarang ini. Mereka juga tentu pernah gagal, susah, ditipu, dan jatuh. Bahkan tidak sedikit yang sampai terpuruk. Tapi itulah proses yang berbuah sukses. Tidak ada rumusnya, bahwa malas itu membuat sukses.
Mengapa malas sering hinggap dalam hidup kita? Ada tiga alasan besar:
Pertama: kita tidak bisa melihat gambaran besar. Untuk apa bangun pagi, susah kerja, dan susah belajar. Di saat kita tidak mempunyai tujuan, target, greget dan semangat. Maka kemalasan itu menjadi pilihan dan melumpuhkan hidup kita.
Kedua: bersantai-ria alias tidak disiplin. Awalnya tidak apa-apa, biasa, tapi akhirnya jadi keterusan.
Tata dan biasakan hidup disiplin. Saat membuka mata di pagi hari lakukan tiga hal ini: senyum, semangat, sapalah diri sendiri dan Tuhan. Katakan, kita dapat melakukan hal itu, karena Tuhan selalu menyertai.
Ketiga: menunda, lupa, dan tidak pusing pada konsekuensi. Ingat, apa yang kita kerjakan hari ini efeknya tidak cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan. Kalau kita malas, di kemudian hari hidup kita susah, cari kerjaan susah, usaha gagal, penghasilan zonk, dan jodoh pun sulit.
Jangan menunggu kita mempunyai energi, lalu melakukan hal itu. Karena dengan membiasakan menunda dan bermalas-malasan itu lama kelamaan kita menjadi kehilangan energi, dan tanpa daya.
Sekali lagi, jika kita bisa melakukan hari ini, lakukan, selesaikan, dan tuntaskan. Ingat, Tuhan memilih pribadi yang mau bekerja dan bertekun doa. Tidak orang yang malas. Orang itu adalah pribadi yang miliki semangat pantang menyerah!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

