“Push yourself, get up and do small things.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | “Malas, Pater!” Itulah kata yang sering ke luar dari anak-anak asrama. Ketika mereka bilang malas. Kendati dibujuk, dimarahi, bahkan diapakan saja, mereka tidak bergeming.
Rasa malas itu manusiawi, semua orang pernah merasakan dan mengalaminya. Kita pun pasti pernah merasakan itu. “I just don’t feel like doing anything.” Mau berbuat apa pun, kok malas. Mager, alias malas gerak.
Stop! Meski malas itu manusiawi, tapi jangan dikasih hati. Jangan izinkan diri ini bermalas-malasan dan menunda-nunda. Lakukan semua itu dengan segera agar kita terhindar dari dosa malas. Malas itu dosa? Iya, karena malas itu salah satu dari 7 dosa pokok.
Pertama: cepat sadar, dan jangan berlama-lama. Sadar, bahwa malas itu banyak ruginya daripada untung dan manfaatnya. Rugi waktu, rugi kesempatan, rugi uang, rugi tenaga, rugi badan, bahkan banyak hal lain yang pasti tertunda. Malas, nyantai itu tidak sama dengan rileks dan rekreasi. Malas membuat otak, jiwa dan raga ini makin lemot. Sedang rileks dan rekreasi menyegarkan, me-‘recharge’ diri.
Kedua:” push yourself, just to get up and do small things.” Bangun dan bangkitlah, bila perlu paksa diri ini agar tidak larut dalam kemalasan. Mulailah dengan melakukan hal kecil dan sederhana. Bangun, doa, olahraga, mandi … sehingga badan menjadi nyaman dan segar.
Ketiga: fokus pada tujuan, bukan pada kondisi. Kenyataannya kita sering lebih fokus pada kondisi, tidak pada tujuan. Hal itu yang melahirkan protes, komplain, menyalahkan keadaan, dan tidak terima akan kondisi.
Berhenti untuk banyak protes, tapi berproseslah. Behenti untuk komplain, tapi perbesar rasa bersyukur. Berhenti pula untuk menyalahkan keadaan, karena tidak semua bisa kita kendalikan. Daripada mencari kesalahan, lebih baik jadi pemenang yang selalu cari peluang.
Pintu rezeki itu terbuka bagi yang mau berjuang dan berusaha. Sebaliknya berkat akan ludes tidak tersisa, bila kita terbuai oleh jerat rasa malas yang melenakan.
Bangun dan lakukan hal-hal kecil. Pelan tapi pasti menuju perubahan hidup ke arah yang semakin baik. Sukses dan bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

