“Dari keheningan terdalam… Tuhan sedang mengerjakan karya terbesar-Nya.”
Allah yang Maharahim, malam ini kami berdiri dalam keheningan kubur. Saat segalanya terasa selesai, dan harapan seakan terkubur.
Dalam keheningan ini, Engkau tidak absen. Engkau sedang bekerja, senyap, tapi penuh kuasa dan kasih setia.
Sejak awal, Engkau telah mengungkapkan kasih-Mu:
menciptakan terang dan memisahkannya dari gelap,
membebaskan umat-Mu dari perbudakan, dan tetap berbicara saat hati manusia menjauh.
Sekarang dalam gelapnya malam ini, kasih itu mencapai puncaknya di dalam Yesus.
Saat semuanya tampak hilang, Engkau sedang mempersiapkan kebangkitan. Saat dunia melihat akhir, Engkau sedang menulis awal yang baru.
Bapa, ajar kami untuk percaya dalam keheningan: saat kami tidak mengerti, tidak melihat, dan merasa Engkau jauh; beri kami rahmat untuk tetap tinggal bersama-Mu.
Malam ini, saat terang memecah kegelapan, nyalakan kembali hati kami. Ingatkan kami bahwa kasih-Mu tidak pernah berhenti, janji-Mu tidak pernah gagal, dan kemenangan-Mu sedang dinyatakan.
Kami menanti, bukan dengan takut, melainkan dengan pengharapan.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

