“Sebahagia-bahagianya orang adalah pribadi yang sadar diri untuk selalu eling lan waspada.” -Mas Redjo
…
Jangan mengecewakan orang lain, karena kita juga tidak mau dikecewakan. Tapi teruslah berbuat baik, karena kita berasal dari Tuhan Yang Maha Baik.
Sederhana, tegas, dan jelas!
Kita diperlakukan baik oleh teman, seharusnya kita juga bersikap makin baik untuk membalasnya. Jika air susu itu dibalas dengan air tuba berarti kita tidak tahu diri, mencoreng kepercayaan, dan itu aib.
Sejatinya, tidak seorang pun yang mau diperlakukan buruk oleh orang lain!
Jangan membalas perlakuan buruk, karena mendendam itu datang dari si Jahat agar kita saling melukai, dan itu sakitnya tiada akhir. Tapi balas perlakuan buruk itu dengan kebaikan, untuk selalu memaafkan mengasihi. Karena Tuhan murah hati.
Hidup yang dijalani dengan ikhlas hati itu adalah hidup yang memberi dan terus memberi. Tanpa syarat dan tanpa prasangka.
Pertanyaannya, apakah kita merasa memiliki hidup ini?
Tidak! Karena sejatinya hidup kita adalah anugerah Tuhan. Karena itu kita jangan mengecewakan dan melukai hati-Nya!
Orientasi hidup kita harus terarah, jelas, dan fokus, yakni memaknai pertanggungjawabkan hidup kita kepada-Nya.
“Selalu mengucap syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu “ (1 Tesalonika 5: 18).
Hidup saling mengasihi satu sama lain bagi kemuliaan Tuhan, karena kita milik-Nya.
…
Mas Redjo

