| Red-Joss.com | Isinya memang mengenang lansia sekolah ala ‘schola’ zaman Yunani Kuno. Tak ingat persis kapan dan siapa inisiatornya. Setiap Sabtu pagi ada sekelompok lansia dengan aneka karya: bakul cwi-mie, pensiunan guru, pensiunan kompas, pegawai… duduk di bawah atap gazebo sederhana, di depan Gereja tua… bertanya jawab tentang aneka hal… dan… saya sempat bergabung untuk mendengarkan… memberi jawab kalau bisa.
‘Schola’ itu akhirnya tidak berlanjut, karena hadirnya BEP yang memang sangat dibutuhkan untuk lansia.
Secara etimologi, sekolah berasal dari bahasa latin, yaitu ‘schola’ yang secara harfiah artinya waktu luang atau waktu senggang. Bahasa Inggris mengadopsi ‘schola’ jadi ‘school’.
Awal mula sekolah dan istilahnya dimulai pada zaman Yunani Kuno. Pada saat itu laki-laki Yunani untuk mengisi waktu luang dengan cara mengunjungi suatu tempat dan di situ ada seorang yang bijaksana dianggap jadi tempat bertanya, lanjut dengan mempelajari hal-hal maupun perkara yang mereka rasa perlu diketahui. Mereka sebut kegiatan itu dengan istilah ‘scola, skhole, scolae atau schola’. Keempatnya mempunya arti yang sama, yaitu waktu luang yang digunakan secara khusus untuk belajar.
Lama-kelamaan, kebiasaan mengisi waktu luang untuk mempelajari sesuatu itu tidak lagi jadi kebiasaan kaum pria, tapi diikuti oleh perempuan dan anak-anak.
Kenangan ‘lansia schola’ membekas di hati, karena selain menghibur hati juga mengisi budi. Sekolah lansia itu pasti ‘miroso’.
Salam sehat.
…
Jlitheng

