“Do ordinary things, with extraordinary love.” – St. Theresia Avilla.
…
| Red-Joss.com | Hidup itu penuh warna, dari warna yang paling gelap, sampai yang paling ceria. Setiap warna memiliki makna tersendiri. Misalnya, warna merah identik dengan semangat, berani, dan cinta. Warna kuning selalu membuat ceria, siapa pun yang melihatnya. Arau warna biru yang memberikan rasa aman, nyaman, dan ketenangan di hati.
Bicara soal warna, bicara juga soal kehidupan. Banyak orang bilang ingin hidup yang berwarna. Tapi hidup seperti apa yang berwarna itu? Banyak orang berpikir hidup akan berwarna, bila bisa melakukan apa pun yang diinginkan. Hidup jadi berwarna, bila mendapatkan yang diharapkan. Apakah demikian?
Berwarna atau tidaknya hidup ini ditentukan oleh cara pandang kita. Setiap orang mempunyai perspektif yang berbeda dan cara untuk menjalaninya.
Ada orang yang hidupnya penuh masalah dan tantangan, tapi selalu bersemangat dan menjalaninya dengan senyuman. Ada juga hidup nyaman dan berkelimpahan, tapi tetap saja merasa ‘insecure’ dan kurang bersyukur.
Kadang satu peristiwa yang mirip sama dianggap malapetaka, sementara yang lain memaknai sebagai berkah. Hidup itu seperti lukisan dalam kanvas. Kita itu pelukisnya. Seorang pelukis pasti memilih warna terbaik untuk lukisannya. Tidak harus menggunakan semua warna untuk menghasilkan lukisan indah nan mempesona. Tapi hanya warna penting dan terbaik, maka hidup kita jadi indah.
Hidup itu dimulai dari lahir (birth) ke mati (death). Ingat di antara hurup
B dan D itu ada huruf C. C itulah yang akan membuat hidup kita berwarna dan bermakna. ‘Choice’, pilihlah yang baik, berguna, sejalan dengan kehendak-Nya, dan membuat kita bahagia. ‘Charitas’, lakukan semua itu dalam kasih, maka sukacita, damai, berkat dan kebahagiaan akan mendatangimu. ‘Christ’, jadikan Kristus sebagai yang utama dalam hidup kita. Maka yang ‘impossible’ menjadi ‘possible’.
“Untuk Dia aku hidup, untuk Dia aku mati,” begitu Paulus menjadikan hidupnya berwarna.
Jangan menunggu hidup kita berwarna baru kita bahagia, tapi buatlah kehadiran kita memberi warna bagi dunia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

