Mat. 1: 1-17
“Setiap orang lahir dengan sebuah misi atau suatu maksud dari Yang Ilahi: Kadang maksud itu bisa disadari sendiri, lalu diwujudkan atau bisa saja harus diberitahukan oleh orang lain kepada kita. Apa pun caranya jangan pernah menyesal tentang dari mana Anda lahir, tapi merasa bersalahlah, jika hidupmu kurang bahkan tidak berarti bagi keluargamu.”
Membaca dan merenungkan silsilah Tuhan Yesus, kita menyimpulkan, bahwa tidak semua leluhur atau keluarganya adalah orang suci dan sempurna. Intinya, banyak orang yang kurang sempurna bahkan berdosa, tapi Tuhan telah memanggil dan menjadikan mereka orang-orang hebat pada masanya.
Karena itu ada beberapa pokok permenungan bagi kita, yakni:
1) Syukurilah atas apa dan siapa pun yang jadi anggota keluargamu, yang darinya Anda lahir dan ada di dunia ini;
2) Jangan pernah merasa malu atau mengutuk, karena kekurangan yang menempel atau kesalahan yang dibuat oleh anggota keluargamu di masa silam;
3) Berjuanglah agar nama keluargamu diharumkan olehmu lewat karya dan pengabdianmu kepada masyarakat;
Akhirnya, ingat pesan Paus Fransiskus: “Tidak ada keluarga yang sempurna dan tidak ada orangtua yang sempurna, tapi cinta dan pengampunanlah yang membuat keluargamu sempurna di mata dunia.”
Monsignor RD Inno Ngutra

