“Life one day at the time” -NN
Mungkin kesalahan terbesar manusia adalah berpikir, kalau dia mempunyai banyak waktu, padahal tidak. Di KTP kita, ada keterangan tanggal lahir, tapi di KTP kita tidak ada tanggal kapan kita dipanggil Tuhan. Itulah sebabnya jangan pernah sia-siakan waktu yang masih Tuhan percayakan.
“Vita est brevis” – hidup itu pendek nan singkat. Kalau ada kesempatan berbuat baik, perbuatlah. Kalau ada kesempatan berbagi, bagilah. Kalau ada kesempatan memaafkan dan minta maaf, lakukan. Berhentilah menunda. Jangan gunakan harimu itu untuk menyakiti orang, apalagi yang kita sayang. Apapun yang ingin kita lakukan, lakukan hari ini. Apapun yang ingin kita berikan, berikan hari ini. Siapa pun yang ingin kita bahagiakan, segera bahagiakanlah. Karena kita tidak tahu kapan kita berpulang. Ingat kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
Bila masa lalu penuh kejatuhan, bertobatlah. Karena tangan Tuhan menyambut dengan penuh cinta kasih. Bila masa depan serasa tak pasti, percaya dan berharaplah. Yang penting adalah “life one day at the time.” Lalui hari ini dalam kasih, senyuman, syukur dan sukacita. Niscaya mukjizat Tuhan terjadi hari ini.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

