“Dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia jadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya” (Ibr 5: 9).
Dalam komunitas-komunitas para Suster Putri Karmel serta para Imam dan Frater CSE, ibadat hariannya menggunakan Ofisi Ritus Byzantin yang dipadukan dengan Ritus Latin. Dalam ibadat itu istilah yang sering digunakan untuk Yesus adalah ‘Sahabat manusia’, suatu istilah yang sangat menghibur kita, bukan? Karena memiliki Sahabat yang adalah Sang Penyelamat Dunia, tentu sangat besar nilainya bagi kita.
Hari ini kita memperingati hari penyelamatan-Nya; hari ketika Dia menebus dosa seluruh umat manusia. Sungguh, tidak ada kata-kata yang cukup untuk mengungkapkan syukur kita atas pengorbanan-Nya dengan wafat di salib. Kini, Ia telah jadi pokok keselamatan abadi bagi kita. Tapi untuk memperoleh keselamatan abadi itu ada syaratnya: kita harus taat kepada-Nya, Sabda-Nya dalam Kitab Suci, meneladan cinta kasih-Nya yang sempurna kepada Allah dan kepada kita semua. Kita harus menjadikan Dia yang nomor satu, yang paling utama dalam hidup kita. Bila demikian, kita sungguh menjadikan-Nya Sahabat yang sejati, dan Dia pasti akan membimbing kita supaya setia kepada-Nya dalam suka duka hidup kita sampai akhir hayat.
Sr. Marietta, P. Karm
Jumat, 03 April 2026
Hari Jumat Agung
Yes 52: 13-53: 12 Mzm 31: 2,6,12-13,15-17,25; Ibr 4:14-16; 5:7-9 Yoh 18: 1-19: 42
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

