Istilah ‘Tritunggal’ itu tidak secara eksplisit disebut dalam Kitab Suci, tapi doktrin Tritunggal, Allah adalah satu, namun tiga pribadi: Bapa, Putera (Yesus Kristus), dan Roh Kudus – didukung Kitab Suci yang menunjukkan adanya tiga pribadi dalam ke-Esa-an Allah.
Jelasnya seperti ini:
Esa dalam Keberadaan:
Kitab Suci mengajar, bahwa Allah adalah satu (Ulangan 6: 4), namun dalam satu keesaan itu, terdapat tiga pribadi yang berbeda namun memiliki esensi Ilahi yang sama.
Tiga Pribadi di Kitab Suci:
Bapa: Allah Bapa diakui sebagai Pencipta dan sumber segala sesuatu.
Putera: Yesus Kristus diakui sebagai Anak Allah, yang lahir dari perawan Maria, hidup di dunia, mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia, dan bangkit dari kematian.
Roh Kudus: Roh Kudus adalah pribadi Allah yang bekerja dalam kehidupan orang beriman, memimpin, menghibur, dan memberikan kuasa.
Ayat-ayat Pendukung:
Kejadian 1: 26: “Baiklah Kita menjadikan manusia itu menurut gambar dan rupa Kita.”
Matius 28: 19: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.”
Yohanes 14: 16-17, 26: Yesus berbicara tentang Roh Kudus sebagai Penolong yang akan datang dari Bapa.
2 Kor 13: 13: “Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.”
Jadi: Meski istilah ‘Tritunggal’ tidak ditemukan dalam Kitab Suci, doktrin ini didasarkan pada ajaran Kitab Suci tentang satu Allah dalam tiga pribadi, yang bekerja sama dalam menciptakan, menebus, dan menghidupi manusia.
Salam sehat.
Jlitheng

